Budaya Sulsel
Warisan Leluhur

Kekayaan Budaya Sulawesi Selatan

Jelajahi keberagaman budaya empat suku besar yang hidup harmonis: Bugis, Makassar, Toraja, dan Mandar

Empat Suku Besar

Mosaik Budaya yang Memukau

Setiap suku memiliki bahasa, adat istiadat, dan tradisi yang unik namun hidup berdampingan dalam harmoni

Suku Bugis

Suku Bugis

Bone, Wajo, Soppeng, Pinrang

Suku Bugis adalah suku pelaut dan pedagang ulung yang tersebar di seluruh Nusantara. Dikenal dengan aksara Lontara, sistem pemerintahan tradisional, dan filosofi hidup yang kuat. Masyarakat Bugis terkenal dengan etos kerja yang tinggi dan tradisi merantau.

Tradisi Khas

MappacciTudang SipulungMappatettong BolaMappenre Temme
Upacara Adat

Tradisi yang Masih Lestari

Berbagai upacara adat yang masih dijalankan hingga saat ini

Upacara Rambu Solo'
Upacara Pemakaman

Upacara Rambu Solo'

Upacara pemakaman megah yang bisa berlangsung berhari-hari bahkan berminggu-minggu. Melibatkan pemotongan kerbau dan babi sebagai bekal perjalanan arwah ke alam baka (Puya). Semakin tinggi status sosial, semakin megah upacaranya.

📍 Tana Toraja
Mappacci
Upacara Pernikahan

Mappacci

Ritual pembersihan diri pengantin sebelum pernikahan menggunakan daun pacar (henna). Dilakukan sebagai simbol kesucian dan harapan untuk kehidupan baru yang penuh berkah.

📍 Bugis-Makassar
Accera Kalompoang
Upacara Kerajaan

Accera Kalompoang

Ritual pembersihan pusaka kerajaan Gowa yang dilakukan setiap tahun. Melibatkan prosesi sakral dengan pakaian adat lengkap dan berbagai sesaji tradisional.

📍 Gowa
Sayyang Pattu'du
Festival Budaya

Sayyang Pattu'du

Festival unik di mana kuda-kuda dirias cantik dan dilatih untuk 'menari' mengikuti irama musik tradisional. Penunggang kuda biasanya gadis-gadis yang baru menyelesaikan pendidikan Al-Quran.

📍 Mandar
Ma'nene
Ritual Toraja

Ma'nene

Ritual membersihkan dan mengganti pakaian jenazah leluhur yang sudah meninggal. Dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan menjaga hubungan dengan arwah keluarga.

📍 Tana Toraja
Tudang Sipulung
Musyawarah Adat

Tudang Sipulung

Tradisi musyawarah mufakat masyarakat Bugis untuk membahas masalah pertanian dan kemasyarakatan. Dilakukan dengan duduk bersama di balai adat.

📍 Wajo
Tarian Tradisional

Gerak dan Irama Sulsel

Tarian-tarian yang merepresentasikan jiwa dan budaya masyarakat

Tari Pa'karena
Gowa

Tari Pa'karena

Tarian tradisional Makassar yang lemah gemulai, dibawakan oleh penari wanita dengan gerakan anggun dan penuh makna filosofis. Konon tarian ini diturunkan oleh bidadari dari kayangan.

Tari Pa'gellu
Tana Toraja

Tari Pa'gellu

Tarian sukacita masyarakat Toraja yang dibawakan dalam upacara syukuran (Rambu Tuka). Penari bergerak dinamis mengikuti irama musik tradisional.

Tari Paduppa
Bugis-Makassar

Tari Paduppa

Tarian penyambutan tamu kehormatan yang dibawakan oleh penari wanita dengan membawa baki berisi beras dan kelapa. Simbol penghormatan dan keramahan.

Tari Pattu'du
Mandar

Tari Pattu'du

Tarian tradisional Mandar yang biasa ditampilkan dalam festival Sayyang Pattu'du. Penari menari di atas kuda yang juga ikut 'menari' mengikuti irama.

Tari Ma'randing
Tana Toraja

Tari Ma'randing

Tarian perang Toraja yang menggambarkan keberanian dan kehebatan prajurit. Ditampilkan dalam upacara pemakaman bangsawan.

Tari Bosara
Gowa

Tari Bosara

Tarian yang terinspirasi dari wadah kue tradisional 'bosara'. Penari membawa bosara sambil menari dengan gerakan anggun.

Kerajinan Tangan

Karya Seni Tradisional

Kerajinan khas yang diwariskan turun-temurun

Kapal Pinisi

Kapal Pinisi

Kapal layar tradisional yang dibangun dengan teknik turun-temurun tanpa gambar teknik. Diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Manusia.

Tenun Sutra Sengkang

Tenun Sutra Sengkang

Kain tenun sutra dengan motif geometris khas Bugis. Dibuat dengan alat tenun tradisional oleh pengrajin wanita di Kabupaten Wajo.

Ukiran Toraja

Ukiran Toraja

Seni ukir kayu dengan motif Pa'ssura yang sarat makna filosofis. Menghiasi rumah Tongkonan dan berbagai peralatan tradisional.

Lipaq Saqbe

Lipaq Saqbe

Kain tenun tradisional Mandar dengan motif kotak-kotak khas. Dibuat dengan pewarna alami dan teknik tenun ikat.

Keramik Takalar

Keramik Takalar

Gerabah dan keramik tradisional yang dibuat dengan teknik manual. Digunakan untuk keperluan rumah tangga dan upacara adat.

Anyaman Bambu

Anyaman Bambu

Kerajinan anyaman dari bambu untuk berbagai keperluan, dari wadah makanan hingga perabot rumah tangga tradisional.

Sejarah

Perjalanan Sejarah Sulsel

Dari kerajaan-kerajaan besar hingga era modern

Abad 9

Kerajaan-kerajaan kecil mulai terbentuk di wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Kerajaan Luwu yang legendaris

Abad 14

Kerajaan Gowa-Tallo didirikan dan mulai berkembang menjadi pusat perdagangan maritim yang penting

1511

Pedagang Portugis pertama tiba di Makassar, menandai awal hubungan dengan bangsa Eropa

1605

Kerajaan Gowa resmi memeluk Islam di bawah kepemimpinan Sultan Alauddin

1669

Perjanjian Bongaya ditandatangani, mengakhiri perang antara Gowa dan VOC Belanda

1905

Misionaris Belanda pertama tiba di Tana Toraja, memperkenalkan agama Kristen

1957

Provinsi Sulawesi Selatan resmi terbentuk sebagai bagian dari Republik Indonesia

2009

Seni pembuatan Kapal Pinisi diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Manusia